G
N
I
D
A
O
L

Merawat Empati, Menguatkan Pelayanan: Guru dan Staf Pondok Pesantren Ar-Rahman Sukabumi Ikuti Workshop Mastering Service Excellence

Workshop Ar Rahman

Sukabumi — Pondok Pesantren Ar-Rahman Sukabumi terus meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya pelayanan prima yang berlandaskan empati, profesionalisme, dan kesadaran peran. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Mastering Service Excellence kerjasama dengan Prima Inovasi Consulting yang diikuti oleh guru dan staf PTK Ar-Rahman, dan dilaksanakan selama dua hari, Kamis–Jum’at, 8–9 Januari 2026, bertempat di Lobby Gedung SMAS Unggul Ar-Rahman.

Kegiatan ini menghadirkan Trainer Muchsin Ridlo sebagai Professional Coach, School Growth, AI & Marketing Strategist, sekaligus Founder Prima Inovasi, yang menjadi narasumber utama. Workshop ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan non-akademik yang memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan, kenyamanan, dan citra lembaga pendidikan.

BACA JUGA: Lulusan SMAS Unggul Ar-Rahman: 95% Tembus PTN & PTLN Favorit | Sekolah Unggul Berbasis Pesantren di Sukabumi

Dalam pemaparannya, Muchsin Ridlo menegaskan bahwa pelayanan di lingkungan sekolah bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan representasi nilai, sikap, dan budaya institusi. Pelayanan yang baik tidak lahir secara instan, tetapi melalui kesadaran untuk terus menaikkan kualitas dan level pelayanan.

Salah satu materi penting yang dibahas adalah Level Pelayanan, yang menggambarkan tingkatan kualitas layanan berdasarkan dampak dan pengalaman yang dirasakan penerima layanan. Peserta diajak memahami bahwa pelayanan memiliki enam level, mulai dari yang paling merugikan hingga yang paling bermakna.

BACA JUGA: Tersebar di 70 Kampus PTN dan PTLN Bergengsi, SMAS Unggul Ar-Rahman Cetak Alumni Berkualitas

Level 1 (Kriminal) merupakan pelayanan yang bersifat merugikan, mencederai kepercayaan, dan tidak dapat ditoleransi karena berdampak negatif terhadap individu maupun institusi. Di atasnya terdapat Level 2 (Dasar/Basic), yaitu pelayanan minimal yang hanya sebatas menjalankan tugas tanpa kepedulian terhadap kualitas pengalaman penerima layanan.

Pelayanan mulai memenuhi standar pada Level 3 (Sesuai Harapan/Expected), ketika layanan diberikan sesuai prosedur, tepat, dan dapat diandalkan. Kualitas pelayanan meningkat pada Level 4 (Diinginkan/Desired), yakni pelayanan yang disertai sikap ramah, empati, dan responsif sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Lebih tinggi lagi adalah Level 5 (Mengejutkan/Surprising), ketika pelayanan mampu melampaui ekspektasi, menghadirkan nilai tambah, dan meninggalkan kesan positif yang kuat. Adapun level tertinggi adalah Level 6 (Luar Biasa/Unbelievable), yaitu pelayanan yang konsisten, penuh kepedulian, dan menjadi pengalaman berkesan yang membangun kepercayaan serta loyalitas jangka panjang.

“Pelayanan unggul tidak berhenti pada sekadar sesuai standar. Ia naik level ketika dilakukan dengan empati, kesadaran peran, dan komitmen untuk memberi dampak terbaik. Setiap guru dan staf berkontribusi menentukan level pelayanan lembaga,” ungkap Muchsin Ridlo.

BACA JUGA: Raih 23 Medali Emas dan 12 Medali Perak, Kontingen Ponpes Ar-Rahman Sukabumi Juara Umum 3 UIKA Championship 2 Tingkat Nasional

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan penerapan dimensi TERRATangibles, Empathy, Responsiveness, Reliability, dan Assurance — yang dikemas secara praktis melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi, serta workshop penyusunan standar dan checklist pelayanan. Pendekatan ini membantu peserta menganalisis kondisi pelayanan di unit kerja masing-masing sekaligus merancang langkah peningkatan yang terukur dan berkelanjutan.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam diskusi dan simulasi studi kasus pelayanan yang diangkat dari situasi nyata di lingkungan sekolah. Workshop ini juga menjadi ruang refleksi bersama untuk meneguhkan komitmen individu dan tim dalam menaikkan level pelayanan dari sekadar menjalankan tugas, menuju pelayanan yang bernilai, berdampak, dan berkesan.

BACA JUGA: Raih 2 Medali Emas, Atlet SMAS Unggul Ar-Rahman Tampil Memukau di CNN Indonesia Taekwondo Championship 2 Tingkat Nasional Piala Menpora 2025

Melalui Workshop Mastering Service Excellence ini, Pondok Pesantren Ar-Rahman Sukabumi berharap seluruh guru dan staf memiliki kesadaran kolektif bahwa pelayanan adalah bagian dari profesionalitas dan nilai ibadah profesi. Dengan empati yang terus dirawat dan komitmen untuk mencapai level pelayanan terbaik, Ar-Rahman berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bermakna bagi seluruh peserta didik serta stakeholder.***

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Hotline: 0813-1912-1950
Website: sma.ar-rahman.sch.id